Asiaaudiovisualexc09nitarusnitasari's Blog

Just another WordPress.com weblog

MENGATASI TINGKAH LAKU AGRESIF PADA ANAK April 18, 2009

BAGAIMANA MENGATASINYA
Sebenarnya agresi merupakan kekuatan hidup (life force) dan energi yang bisa bersifat membangun dan juga menghancurkan. Kekuatan ini adalah sesuatu yang membuat bayi bisa memiliki dan memegang kehidupan dan yang bisa membuatnya berteriak atau menangis kalau ia sedang merasa lapar.
Sikap tegas keras kepala seorang anak kecil dalam usahanya mendapatkan apa yang diinginkannya, permainan mereka yang kasar, serampangan, jerit anak perempuan selagi kejar-kejaran, dan penggunaan sumpah-serapah dan kata-kata kasar pada anak-anak remaja, semua itu secara kasar dapat digolongkan dalam perilaku agresif.
Agresi yang berlebihan banyak didapatkan pada anak yang orangtuanya bersikap terlalu memanjakan, terlalu melindungi, atau terlalu bersifat kuasa serta penolakan orangtua. Misalnya, hukuman badani seperti memukul dan kurang berhasilnya memberikan pengertian kepada anak mengenai tingkah laku yang tidak dapat dibenarkan.
Selama pertumbuhannya anak-anak itu memiliki kecenderungan yang wajar untuk berusaha menekan watak agresif mereka sedikit demi sedikit, kecuali bila pihak orangtua mereka justru mendorongnya ke arah itu. Dalam hal ini jelaslah bahwa sedikit sekali hubungan antara alat mainan dengan pengaruhnya terhadap perkembangan watak yang agresif pada kepribadian seorang anak.
PELAMPIASAN EMOSI
Menurut Dra. Ny. Y. Singgih D. Gunarsa, psikolog, suatu bentuk lain dari pelampiasan emosi anak, terlihat dalam penyaluran agresi. Anak kelihatan agresif sekali dalam menghadapi “kekangan”. Tujuan utama dari pada agresi yang berlebih-lebihan adalah penguasaan situasi, mengatasi suatu rintangan atau halangan yang dihadapinya atau merusak suatu benda. Agresi tersebut dapat disalurkan melalui perbuatan, akan tetapi bila tingkah laku tersebut dihalangi, maka akan tersalur melalui perbuatan, akan tersalur melalui kata-kata dan pikiran.
Ada dua macam sebab yang mendasari tingkah laku agresif pada anak. Pertama, tingkah laku agresif yang dilakukan untuk menyerang atau melawan orang lain. Macam tingkah laku agresif ini biasanya ditandai dengan kemarahan atau keinginan untuk menyakiti orang lain. Kedua, tingkah laku agresif yang dilakukan sebagai sikap mempertahankan diri terhadap serangan dari luar.

HUKUMAN BADAN
Biasanya cara yang paling cepat dan tepat untuk mengatasi sikap agresif anak adalah dengan hukuman. Tetapi dari hasil analisa penelitian yang tak pernah berhenti, mereka berpendapat, bahwa disiplin yang diterapkan orangtua untuk mencegah sikap agresif, yang biasanya berupa hukuman badan, justru malah mengorbankannya. Pada kenyataannya anak yang terlalu sering menerima hukuman badan, sikap agresifnya cenderung semakin menjadi-jadi.
Menanggapi sikap agresif anak-anak, kita perlu melacak dua macam jalan keluarnya. Pertama, bagaimana mengurangi sikap agresifnya pada saat ini. Sedangkan jalan keluar yang lebih berjangka panjang adalah mencegah timbulnya sikap agresif dimasa yang akan datang. Apapun yang dipilih untuk menyalurkan dorongan agresifnya ini, tetap berarti bahwa dorongan agresif itu sendiri harus disalurkan dengan sebaik-baiknya. Perbuatan orangtua untuk setiap kali menyuruh diam anak-anak yang sedang bertengkar, atau menghukum anak setiap kali habis berkelahi dengan temannya adalah kurang bijaksana.
Sebagai kesimpulan, jelaslah, bahwa agresi itu sebenarnya sangat perlu untuk kelangsungan hidup dan penjagaan atau penyelamatan diri sendiri. Dan juga mendorong seseorang untuk tumbuh dan berkembang. Namun juga perlu diingat, agresi ini akan bersifat destruktif jika digunakan untuk kebencian, merampas harta orang lain, menyerang orang lain atau diri sendiri.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s